Begitu ceritaku


Rindu begitu menggebu

Melabuhkan waktu di atas perahu yang penuh debu
begitu, ya begitu
hari ini berbeda dengan dulu
sepi lalu,

sendiri masih menunggu

 

aku ingin kembali;

berpuisi

di sini

 
bersama jari-jari mungil

yang kian mengecil

 
sekiranya nyaris lengah

banyak yang telah berubah

ah, merubah.

 
Hey,

Bercak tak berarti jejak!

Diam tak berarti mati.

 
Kemudian menepi, bersahabat dengan sunyi.

Hari berganti, berlari.
Raga berdiri memandangi hari..

Apa yang terjadi.. selama ini?
Ah, begitu banyak detik terlewati.

Begitu banyak jiwa yang baru lagi.

 
Tapi. . .

 
Masih saja lugu,

masih saja duduk termangu.
Terpaku?

Tidak, tidak.

Tak ada luka di sana!

Tapi suka pun belum duduk di muka.
Kemudian, apa?
Kemudian meragu.

 

Menjalankan kemudi bersama ragu.
Bayang, ku, masihkah di situ?

 
Senyap menyesap,

meresap,

mengantarkan pada asap,

lekas kian lelap.

 
Pssst.. Mari berdansa dalam gelap!

 
Kamu?
Aku berbohong,

ketika bilang tak ada lubang.

Jenguklah ke belakang,

dan temukan, kubang!

 
Simbah darah itu menanda lelah,

Desah-desah pun kemudian merekah.

Ah, rintik-rintik gerimis tumpah!

 
“Tolong..” itu rintih atau pertanda letih?

Entahlah..

 

Hanya saja, resah kian menggeliat

relung-relung batin terjerat

prasasti-prasasti terpahat sampai pada.. liang lahat.

 
“Begitu ceritaku.”

kuberi padamu.

 

 

Kulayangkan pandang sejenak ke langit malam yang penuh bintang.

Kutarik nafas panjang saat sejenjang kenang menari riang,

berdendang, kemudian tersenyum senang, dan… hilang.

 

 

 

Hallo,

apa kabar dunia?

Masihkah penuhi cinta dan… cita?

Advertisements
Comments
4 Responses to “Begitu ceritaku”
  1. bagus mbk 🙂
    http://ceritacewekatro.blogdetik.com/
    kunjungi ya mbk blog aku.. 🙂
    slam knl.sukses selalu

  2. biarkan lilin itu tetap menyala
    sedikit menghangatkan malam
    walaupun apinya kian redup

  3. Hidupkan kembali bintang yang telah meredup, karena memang tak boleh meredup.
    kamu bisa, kamu pasti bisa.

    aku percaya 🙂

  4. Xixixixi..pasti dari pengalaman pribadi :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: