Tulisan Seorang Wartawan


03/07/2011

17:21

Received Using : jooaan@hotmail.com

Folder : Inbox

Message Status : Opened

From : noveriuslaoli@yahoo.com

 

 

Gadis Muda Itu

 

Aku ingin bertutur satu hal padamu kawan,

Di kala waktu tiba, aku mengalami ketakjuban,

bahwa ada gadis seperti dia.

 

Gadis semuda itu, telah hidup di beberapa abad.

Ia berkelindan dari masa lalu ke masa depan dan demikian seterusnya.

Ia seperti tak punya gawe kata orang sunda,

masa ia mengorek-ngorek lumpur yang sudah tua?

Ia berharap menemukan emas di dalamnya lagi.

 

 

Sungguh, aku tak habis pikir kawan,

tapi aku juga tidak bisa tidak memikirkannya,

sebab ia menjadi simfoni masa laluku.

Percayakah kau itu?

 

Ia mengurutkan padakku mimpi-mimpiku yang terkubur berabad-abad lamanya.

Ia membangkitkan roh-roh itu lagi.

Menggelikan sekaligus menyenangkan,

dan akhirnya mengandung tantangan yang melahirkan perjuangan.

 

 

Ada satu hal lagi kawan, ia suka mengobrak-obrak hari ini,

ia korek-korek waktu, lalu ia rekonstruksi sekehendak hatinya.

Dan ia puas dengan itu.

Edan memang.

 

Tapi, yang membuatku tak habis pikir,

ketika ia membawa selembar kertas kusam dan membantingnya di hadapanku.

Kemudian,

ia mewartakan ayat – ayat suci dari lembaran itu di mana sabda itu, dulu pernah aku puja.

Aku merasa terlecehkan sekaligus tersadarkan.

 

 

Kemudian ia tarik kepalaku, ia mengiring pikiranku sampai di satu titik,

di mana aku berkaca di atas wajahku yang dulu sempat aku dewakan,

kini aku lupakan.

 

 

Itulah dia si gadis muda,

yang kutemui tadi malam.

Ia membawaku untuk kembali ke masa itu,

di mana kala itu,

aku masih penuh dengan sejuta impian.

 

Ia menutup perjumpaan itu dengan senyum.

 

 

 

Aku masih melanjutkan kisah ini.

 

Jakarta, 6 Maret 2011

Noverius Laoli

wartawan KONTAN

 

 

Advertisements
Comments
26 Responses to “Tulisan Seorang Wartawan”
  1. fioletta says:

    apakah gadis muda itu pergi dan hendak mengunjungi ku selanjutnya tuk juga menghentakkan hari-hari diduniaku 🙂 *i hope so

  2. Joan Prahara says:

    hwahahaha… akhirnya aku baca sampe selesai…
    semua ada waktunya untuk sadar atau tersadar…

  3. Moko Echo says:

    @thanks dear friend ___ akan aku cerna dalam hening sepi ___

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: