between ‘kak’ and ‘dek’


dek, nanti makan bareng yaa!
siaaapp, kak.. sms aku yaa waktu dan tempatnya.. ” jawabku sambil lalu.
_ _ _ _ _

kak, nanti kasih tau aku ya soal acara nanti malam..
okey, nanti aku sms ya.. aku mau ngampus dulu.. ” balasku terburu-buru.
_______

kak joo, gimana sih cara pakai rumus ini ? tadi kuis aku gak bisa, jadi di kasih tugas tambahan.. ajarin dong, kak.. ” si kawan sedikit merajuk membujuk.
gini lho.. kamu turunin dulu rumusnya, jangan lupa konversi satuan.. bisa jadi semua hitungan salah karna satuannya beda.. ” kurangkul pundaknya menjelaskan sambil berdiri tegak.

oooh.. pantas, aku ngerasa udah benar rumusnya tapi kok hasilnya salah, ternyata satuannya beda.. hehe ” si kawan tersipu malu menyenangkan.
aaahh.. kamu nih.. padahal harusnya gak perlu ngerjain tugas tambahan.. haha ” kataku sambil mengacak rambutnya pelan.

aku dan si ‘ adik ‘ kemudian tertawa bersama,
tawa lucu untuk kelalaiannya.
_ _ _ _ _

dek, kamu kok ngelamun sih? ” tanya si kawan yang membangunkan aku dari lamunan.
ehh.. iya yah kak.. gak sadar, tiba-tiba pikiran aku melayang.. hehe ” jawabku ringan.

hayoo, mikirin apa sih kamu, dek? ” goda si kawan.
apaa yaa kak yaaa…? mmmm.. adaaaaa ajaaaahhh…” manja aku memberinya tanggapan.

aku dan si ‘ kakak ‘ kemudian beradu dalam canda,
sambil menikmati semilir angin yang mengalir di udara.
_______

” hidup di kampus ini,
sungguh harmoni..
sesaat aku berwibawa,
sesaat kemudian manja.. “
gumamku dalam perjalanan pulang dari kampus.
_______

sometimes i feel like a girl and sometimes a woman,
what a BEAU !

kak dan dek yang terdengar dalam sapa,
membuatku merasa tidak setara,
namun indah dalam balutan harmoni kasta.
_______

” terimakasih Maha, Kau berikan aku bahagia dalam dunia yang penuh dinamika, begitu indahnya, sampai aku tak mampu ungkapkan dalam kata. Jaga kakak-kakak dan adik-adikku, ya.. dan biarkan kami tetap bersaudara walau mungkin terpisah ruang dan waktu setelah lulus dari kampus.. bisikku pada-Nya.

kutengok penunjuk waktu yang ada di tanganku, dan… oopss! jarum di sana menunjukkan sudah pukul enam sore.. aku cek pesan masuk di telefon genggamku, lalu aku pilih menu forward message yang tertera di layar..

SENT!

itu tulisan terakhir yang kubaca sebelum akhirnya aku bergegas mandi dan bersiap-siap untuk makan malam bersama si ‘ kakak ‘ dan si ‘ adik ‘.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: