hanya kamu aku tanpa ‘mereka’


kamu paham, aku paham..
itu sudah cukup..
karena memang hanya kamu dan aku..
cukup kamu dan aku yang paham..

tidak perlu melibatkan mereka,
tidak perlu diketahui mereka,
karena kita bukan subjek mereka,
karena kita bukan pula objek mereka..

kamu aku dan kata kerja,
kamu aku dan kata sifat,
kamu aku bersama asa dan rasa..

kamu aku tanpa katakan,
kamu aku biar nalar yang tentukan,
kamu aku biar hati yang rasakan,
kamu aku mari kita simpulkan..

kamu aku sutradaranya,
kamu aku penontonnya,
kamu aku perencananya,
kamu aku penikmatnya..

kamu tau aku tau kamu tau aku..
aku tau kamu tau aku tau kamu..
asa paham rasa paham asa paham rasa..
rasa paham asa paham rasa paham asa..

biar rasa melukiskannya,
biar asa menatapnya,
kamu aku di dalamnya,
kamu aku satu rasa satu asa..

mari memijak, melangkah, berlari, dan melompat bersama,
hingga akhir waktu..

tanpa perlu apa yang ‘mereka’ rasa perlu,
hanya kamu aku bersama..
tanpa perlu yang ‘mereka’ tangkap secara verbal dan visual,
hanya kamu aku bersama rasa dan asa yang ‘kita’ anggap normal..

mari tempuh hidup baru,
hidup kamu aku..

PS : visualisasikan bersama verbalisasi “Since I Found U – Christian Bautista” 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: