untuk hari pahlawan


Bangsa Indonesia mungkin belum mampu,
Bangsa Indonesia mungkin masih malu,
hingga terpaksa menyisakan pilu,
lupa perjuangan pahlawan terdahulu,
membuat hati rakyat semakin membiru.

Bangsa Indonesia sebenarnya mampu,
Bangsa Indonesia sebenarnya mau,
hanya saja mentalnya selalu menunggu,
menunggu siapa yang berani memulai maju,
kemudian hanya mengekor menjadi benalu.

walau kelam berkuasa,
dan surya menutup dirinya,
janganlah terlelap dalam sesal,
dan bertapa di asa yang kekal.

bangkitlah dari rasa terjajah,
keluarlah dari jeratan hasrat berpasrah,
jangan pernah menyerah,
dan berhentilah mengeluh,
walau harus terpaksa mengalah,
namun kita tak akan pernah kalah.

kalau memang kita yang harus memulai,
mengapa kita harus menunggu ?
jangan biarkan duka merasuk raga pertiwi,
mari kita semua bersatu,
terus berfikir dan berbuat,
hingga tak ada lagi hati yang tersayat.

bukan untuk menjadi pahlawan,
tapi hanya untuk melakukan pemberontakan,
keluar dari belenggu rasa nyaman,
demi memenangkan pertempuran,
pertempuran melawan ketakutan.

Selamat hari pahlawan..
bukan untuk sekedar dirayakan,
tapi mulailah memaknai esensi yang terkandung di dalamnya..
Aku cinta Indonesia!

Bandung, o9 November o9
Regards,
Joan.

lokasi : Pulau Umang.
Blogged with the Flock Browser
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: