tertoreh isi hati


gelap..
tak ingin aku terlelap,
namun aku lenyap,
dalam dekap..
aku terjerembap !

pekat..
tak ingin aku tercekat,
terasa sangat singkat,
hingga tersayat..
aku terseret !

sepi..
ingin aku berdiri,
bagai tertusuk belati,
dalam hati..
aku tuli !

sendiri..
ingin aku berlari,
walau sampai mati,
aku terpatri..
aku benci !

mataku terpejam,
bibirku terbungkam,
aku terpaksa diam,
walau hatiku geram..

satu masa telah terlewati,
satu rasa merasuk di hati,
sejuta kata tersesat hilang arah,
yang tersisa hanya sayap-sayap patah..

semua telah lalu,
dindingpun menjadi saksi bisu,
kisahku kisahmu,
lelah hati merasa pilu,
maka biarlah semua berlalu..

hati yang lebam,
hari yang kelam,
wajah yang muram,
hingga rasapun karam..

andai,
semua hanya mimpi,
bisikku dalam hati..

kini,
hanya mampu aku berjanji,
simpan semua dalam hati..

mari melangkah lagi !
sang mentari terus menanti..

Blogged with the Flock Browser
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: