tentang negeriku


aku ingin menceritakan,
sebuah kisah yang selalu kudambakan,
sebuah kisah yang belum terselesaikan,
tentang negeri tempatku dilahirkan.

dulu negeriku penuh cita-cita,
ku gantungkan impian setinggi gapura,
tapi kini negeriku dipenuhi bakteria,
menjeritkan gemuruh sewarna jelaga,
hingga impiankupun mulai sirna.

lewat sebuah puisi,
tak mampu ku berbasa basi,
negeriku penuh dengan fiksi,
negeriku jenuh dengan diksi.

setiap pagi,
inginku matikan televisi,
melarikan diri dari berita agitasi,
tak mudah bagiku tuk pahami,
tentang semua yang terjadi..

negeriku kian renta,
alamnyapun nyaris murka,
mengapa mereka sungguh tega,
mengukirkan sepenggal kisah duka,
dengan dosa belaka.

aku hanya bisa berdoa,
agar para penguasa itu mau membuka mata,
segera..

Blogged with the Flock Browser
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: