takdir manusia


saat bencana datang, berlari ketakutan.
saat bencana datang, menangis kegelisahan.
saat bencana datang, berteriak memohon.
saat bencana datang, merintih kepedihan.

mengapa tidak bersujud mensyukuri kebesaranNya ?
mengapa tidak berpasrah menyerahkan kepadaNya ?

manusia lemah,
manusia payah.
manusia tiada berdaya,
saat Dia Yang Mencipta bersabda.

manusia dengan segala keangkuhan,
hidupnya hanya dipenuhi ketidakpuasan,
tanpa kesadaran akan keterbatasan,
tanpa pilihan akan kehinaan.

manusia tiada bisa mengelak,
ketika ajal menjemput kelak.

pergunakanlah hidup yang hanya sekali,
kesempatan menjadi diri tak akan datang lagi.
jika berlebih berbagilah dengan sesama yang kekurangan,
agar semua sama-sama pernah merasa berkecukupan.

kita hanya manusia.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: