manusia dengan atau materi


tragis,
kian hari kian meringis,
duka tak lagi tertepis,
hanya mampu menyisakan tangis.

mengapa manusia yang berakal begitu mudah diperalat oleh materi ?

realita dini semakin kusadari,
ketika pembelajaran tak lagi berarti,
dan segala sesuatunya diukur dengan materi,
hingga tega membutakan hati,
membiarkan rasapun ikut mati.

sampai kapan terus begini ?

berlagak realistis,
padahal hidup dibalik topeng pesimistis,
dasar materialistis!

materi mungkin menjadi salah satu fasilitator dalam hidup,
tapi bukan berada di posisi teratas prioritas hidup,
jadikanlah materi sekedar pelengkap,
jangan sampai kamu dibuatnya terperangkap..

bayangkan jika semua orang ingin berlebihan,
dan segala cara jadi dihalalkan,
coba renungkan sejenak mereka yang kekurangan,
bagaimana mereka mampu bertahan ?

dengan materikah batinmu benar-benar terpuaskan ?
dengan materikah kerjamu baru bisa dimaksimalkan ?
hebat sekali materi, begitu besar mempengaruhi kehidupan..
hingga terkadang manusia tak sadar sudah masuk jeratan setan..

mari kita coba refleksikan,
maukah kita diperalat oleh materi ?
mari kita terus renungkan,
apakah sebenarnya arti materi ?
mari kita tetap pertahankan,
kesadaran sebagai manusia berakal budi!

bersyukurlah atas segala yang sudah kamu miliki.
jangan menjadi serakah dan tak ingin tertandingi.

jika yang kamu dapat berlebihan,
bagikanlah kepada yang masih kekurangan,
agar minimal semua dapat merasa berkecukupan.

mungkin pertanyaan berikut relevan..
materi untuk hidup atau hidup untuk materi ?

dan jika benar hidup ini adalah pilihan,
maka pilihlah dengan bijak kawan,
agar kelak tak tersisa penyesalan.

Blogged with the Flock Browser
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Joan Arae


    "Art is my breath.. As long as I breathe, Art never dies.."

    A young energetic girl who realizes her existence in this world as a human learner and kept asking in her mind "Why I can't stop thinking & doing here?".

    Gonna be on top! ♥

%d bloggers like this: